Berita
Muhammadiyah dan Polri Bersinergi Percepat Target Vaksinasi di Daerah

Muhammadiyah dan Polri Bersinergi Percepat Target Vaksinasi di Daerah

Yogyakarta (3/8)— Muhammadiyah telah menyuntikkan 200.000 dosis vaksinasi yang telah diberikan kepada masyarakat melalui rumah sakit Muhammadiyah/’Aisyiyah dan amal usaha lainnya di seluruh Indonesia. Demikian disampaikan oleh Ketua MCCC PP Muhammadiyah, Agus Samsudin, dalam pembukaan UMPP Peduli: Vaksinasi Covid-19 untuk Umum dan Lintas Agama yang diselenggarakan di kampus Universitas Muhamamdiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP).

Kegiatan vaksinasi ini merupakan hasil kerja sama antara MCCC PP Muhammadiyah, Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes RI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), dan UMPP. Gelaran vaksinasi ini akan diselenggarakan tanggal 3 – 5 Agustus 2021. Pembukaan vaksinasi dihadiri oleh Ketua PKK Kemenkes RI, Bupati Pekalongan, Kepala Polres Pekalongan, Ketua MCCC PP Muhammadiyah, Rektor UMPP, dan Ketua PDM Pekalongan.

“Mahasiswa UMPP didorong untuk membantu penanganan Covid-19 melalui prodi farmasi dengan membuat sabun cair dan hand sanitizer yang sempat hilang di pasaran untuk dibagikan ke masyarakat,” kata Rektor UMPP, Dr. Nur Izzah, S.Kp., M.Kes. Rektor UMPP juga menyatakan bahwa seluruh kegiatan KKN di kampus ini juga dialihkan untuk kegiatan yang bertujuan dalam penanganan pandemic Covid-19.

“Muhammadiyah menggerakkan seluruh sumber daya melalui pimpinan daerah dan organisasi otonom untuk bersama-sama membantu pemerintah memerangi Covid-19,” kata Agus Samsudin. Program vaksinasi covid-19 di UMPP ini merupakan pelaksanaan vaksinasi oleh Muhammadiyah yang ke-35. Sasaran peserta diperuntukkan bagi mahasiswa, masyarakat umum, dan lintas agama dengan target 1644 peserta.

Kepala Kasubdit Evaluasi PKK Kemenkes RI, Dr. Widyana Kusumasari, M.KM., dalam sambutannya menyatakan vaksinasi saja tidak cukup tetapi juga perlu didukung dengan penerapan protokol Kesehatan yang ketat.

“Semua pihak harus bahu membahu bergandengan tangan. Masih ada banyak orang yang tidak mau divaksin dan itu menjadi kendala bersama dalam penanganan kasus Covid-19,” ujar Kapolres Pekalongan, AKBP Darno, S.H., S.IK. yang hadir sekaligus membuka acara.(*)

Budi Santoso, S.Psi., M.KM.
Tim Media MCCC PP Muhammadiyah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *