Berita
Dijatah 2000 Dosis, MCCC Wonosobo Kebanjiran Peminat Vaksin Hingga 5000 Peserta

Dijatah 2000 Dosis, MCCC Wonosobo Kebanjiran Peminat Vaksin Hingga 5000 Peserta

Yogyakarta (13/09)–Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Kabupaten Wonosobo melaksanakan vaksinasi Covid-19 bagi warga Wonosobo. Vaksinasi yang didukung oleh MCCC PP Muhammadiyah dan Kementrian Kesehatan RI ini dibuka secara resmi pagi ini (13/09) di aula SMA Muhammadiyah Wonosobo.

Pembukaan dihadiri secara langsung oleh Bupati Wonosobo Arif Nurhidayat beserta jajarannya, Kapolres Wonosobo AKBP Ganang Nugroho, Dandim Wonosobo Letkol Inf. Rahmat, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wonosobo Bambang Wen.

Ketua MCCC Kabupaten Wonosobo, Amin Budi melaporkan bahwa vaksinasi tahap 1 ini dilaksanakan di 9 tempat.
“Di SMA Muhammadiyah ini target 1961, kemudian di SMP Muhammadiyah Kretek ada 617 peserta, MI Muhammadiyah Kalibeber 558 peserta, kompleks Masjid Amanah Kaliwiro 290 peserta, MI Muhammadiyah Kalikajang 234 peserta, MI Muhammadiyah Selomerto 441 peserta, MI Muhammadiyah Leksono 399 peserta dan TK ABA 227 peserta,” ungkap Amin Budi.

Bambang Wen, Ketua PDM Wonosobo menyampaikan vaksinasi ini diikuti tidak hanya oleh warga Muhammadiyah tetapi oleh masyarakat umum juga.
“Masyarakat lintas agama, ada pelajar, mahasiswa, masyarakat lintas organisasi. Harapan kami mudah-mudahan dengan vaksin ini adalah ikhtiar kita bersama agar terjadi imun tubuh dan menimbulkan kekebalan bagi komunitas masyarakat. Mudah-mudahan pandemi ini segera berakhir,” kata Bambang.

Dari 2000 vaksin yang direncanakan, menurut Bambang sambutan masyarakat luar biasa. “Dalam waktu 3-4 hari dibuka secara online pendaftaran sudah memenuhi kuota bahkan lebih, sehingga kami mengajukan untuk 5000 peserta vaksin,” ungkapnya.

Dari MCCC PP Muhammadiyah, memberikan sambutan secara online dokter Aldila, Wakil Ketua MCCC. “Kami menyampaikan hormat kami untuk jajaran Forkompimda Wonosobo yang telah memberikan dukungan kepada PDM dan RS PKU Muhammadiyah Wonosobo untuk menyelenggarakan vaksinasi ini dengan sebaik-baiknya,” kata Aldila.

Dokter Widiana dari Pusat Krisis Kementrian Kesehatan mengatakan bahwa vaksinasi bukan upaya utama untuk mencegah penularan Covid-19. “Namun vaksin bisa sangat bermanfaat membentuk imunitas dan bermanfaat mencegah keparahan saat terinfeksi Covid-19. Dari vaksinasi kita bisa membangun kekebalan kelompok,” katanya.

Bupati Wonosobo, Arif Nurhidayat mengatakan Wonosobo saat ini berada di level 2 kondisi penanganan Covid-19. “Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya selama ini atas sinergitas dan kerja samanya. Pemerintah kabupaten, TNI, Polri, jajaran nakes baik di PKU Muhammadiyah, RSU kita dan teman-teman warga Muhammadiyah,” kata Arif.

Dalam kesempatan itu Arif Hidayat menceritakan bagaimana pihaknya beserta jajaran forkompimda Wonosobo bekerja keras menangani Covid-19 di Wonosobo.
“Alhamdulillah berkat ridlo Alloh Tuhan Yang Maha Kuasa kita semuanya bisa menghadapi dengan tenang, dengan kesiapsiagaan kita. Kita senantiasa memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, kerja sama yang baik dari hulu sampai hilir harus kita tangani dengan baik sehingga kita bisa memasuki hari ini level 2, mudah-mudahan nanti masuk level 1,” pungkasnya.(*)

Budi Santoso, S.Psi., M.KM.
Tim Media MCCC PP Muhammadiyah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *